Katalog produk online adalah salah satu cara sederhana untuk menampilkan produk secara rapi di internet. Dengan katalog yang mudah dibuka dan dibagikan, calon customer dapat melihat foto, nama, harga, deskripsi, serta pilihan produk sebelum menghubungi penjual.
Bagi UMKM dan penjual online, katalog produk juga dapat menjadi penghubung antara promosi di media sosial dengan proses pemesanan melalui WhatsApp. Alih-alih mengirim foto produk satu per satu, penjual cukup membagikan satu link yang berisi berbagai produk.
Lalu, bagaimana cara membuat katalog produk online yang efektif dan bagaimana cara menggunakannya untuk membantu jualan?
Apa Itu Katalog Produk Online?
Katalog produk online adalah halaman atau kumpulan halaman digital yang digunakan untuk menampilkan daftar produk secara terstruktur.
Berbeda dengan katalog dalam bentuk cetak, katalog online dapat diakses melalui perangkat seperti smartphone, tablet, atau komputer. Produk juga dapat diperbarui tanpa harus mencetak ulang seluruh katalog.
Informasi yang biasanya terdapat dalam katalog produk online antara lain:
Foto produk
Nama produk
Harga
Deskripsi produk
Kategori produk
Pilihan atau variasi produk
Informasi kontak penjual
Link atau tombol untuk menghubungi penjual
Katalog ini dapat digunakan untuk berbagai jenis usaha, mulai dari makanan dan minuman, fashion, produk kecantikan, kerajinan, produk digital, hingga jasa.
Jika Anda ingin mengetahui lebih jauh tentang katalog yang dapat dibuat dan digunakan secara gratis, baca juga panduan katalog online gratis untuk jualan.
Mengapa Bisnis Membutuhkan Katalog Produk Online?
Ketika bisnis memiliki banyak produk, mengirimkan informasi secara manual kepada setiap customer dapat menjadi kurang praktis.
Customer mungkin bertanya, "Ada produk apa saja?", "Harganya berapa?", atau "Bisa lihat katalognya?"
Dengan katalog produk online, informasi tersebut dapat dikumpulkan dalam satu tempat.
1. Produk Lebih Mudah Dilihat
Customer tidak perlu meminta foto dan harga produk satu per satu. Mereka dapat membuka katalog dan melihat produk yang tersedia secara langsung.
Hal ini sangat membantu terutama ketika jumlah produk sudah cukup banyak.
2. Lebih Mudah Dibagikan
Katalog online dapat dibagikan melalui berbagai saluran promosi, misalnya:
WhatsApp
WhatsApp Status
Instagram
Facebook
TikTok
Link bio
Website
QR Code
Satu link dapat digunakan berulang kali sehingga penjual tidak perlu membuat katalog berbeda untuk setiap media.
3. Informasi Produk Lebih Terstruktur
Foto produk yang hanya dikirim melalui chat sering kali bercampur dengan percakapan lainnya.
Dengan katalog, produk dapat dikelompokkan berdasarkan kategori sehingga customer lebih mudah menemukan barang yang dicari.
4. Lebih Mudah Diperbarui
Harga, foto, deskripsi, dan ketersediaan produk dapat diperbarui ketika terjadi perubahan.
Penjual tidak perlu mencetak ulang katalog seperti pada katalog fisik.
Apa Saja yang Harus Ada dalam Katalog Produk Online?
Katalog yang baik tidak harus memiliki desain yang rumit. Yang paling penting adalah informasi produk mudah dipahami.
Setidaknya, pertimbangkan beberapa elemen berikut.
Foto Produk
Gunakan foto yang jelas dan menunjukkan produk dengan baik. Foto merupakan salah satu informasi pertama yang dilihat customer ketika membuka katalog.
Jika masih menggunakan smartphone untuk mengambil foto produk, Anda dapat mempelajari cara foto produk dengan HP agar terlihat profesional.
Nama Produk
Gunakan nama yang singkat tetapi mudah dipahami.
Hindari nama yang terlalu umum jika dapat membuat customer bingung. Nama produk sebaiknya menjelaskan jenis atau karakter utama produk.
Harga
Cantumkan harga dengan jelas jika produk memang memiliki harga yang tetap.
Customer biasanya membutuhkan informasi harga sebelum memutuskan untuk bertanya lebih lanjut.
Deskripsi
Gunakan deskripsi untuk menjelaskan hal-hal yang belum terlihat dari foto, seperti ukuran, bahan, rasa, isi, manfaat, varian, atau ketentuan produk.
Pelajari juga cara membuat deskripsi produk yang menarik agar informasi dalam katalog lebih mudah dipahami.
Kategori
Jika memiliki banyak produk, gunakan kategori untuk mengelompokkannya.
Contohnya:
Makanan
Minuman
Paket Hemat
Fashion
Aksesoris
Produk Digital
Kategori membuat katalog lebih terorganisasi dan membantu customer menemukan produk dengan lebih cepat.
Cara Membuat Katalog Produk Online
Membuat katalog produk online sebenarnya dapat dilakukan secara bertahap. Anda tidak harus langsung memasukkan seluruh produk yang dimiliki.
Berikut alur sederhana yang dapat digunakan.
1. Tentukan Produk yang Akan Ditampilkan
Mulailah dengan produk yang paling sering dijual atau paling penting untuk dipromosikan.
Jika memiliki puluhan atau ratusan produk, Anda dapat memasukkannya secara bertahap.
Tujuannya agar katalog tetap mudah dikelola.
2. Siapkan Foto Produk
Kumpulkan foto dengan kualitas yang cukup baik dan gunakan gaya visual yang konsisten.
Misalnya, gunakan latar belakang yang serupa dan ukuran gambar yang tidak terlalu berbeda.
Konsistensi visual membuat katalog terlihat lebih rapi.
3. Buat Informasi Produk
Siapkan nama, harga, deskripsi, dan kategori untuk setiap produk.
Sebaiknya jangan hanya memasukkan nama dan harga. Deskripsi singkat dapat membantu customer memahami produk sebelum menghubungi penjual.
4. Masukkan Produk ke Katalog
Gunakan platform katalog online yang memungkinkan Anda mengelola produk dari satu tempat.
Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah membuat katalog digital yang memiliki halaman produk dan satu link yang dapat dibagikan.
5. Hubungkan dengan WhatsApp
Jika proses pemesanan bisnis dilakukan melalui WhatsApp, letakkan akses yang jelas agar customer dapat menghubungi penjual setelah melihat produk.
Alurnya dapat dibuat sederhana:
Promosi → Katalog Produk Online → Customer memilih produk → WhatsApp → Pemesanan
Dengan alur seperti ini, katalog tidak hanya berfungsi sebagai tempat menampilkan produk, tetapi juga menjadi bagian dari proses penjualan.
Untuk mempelajari strategi tersebut lebih lanjut, baca cara jualan online lewat WhatsApp untuk pemula.
Katalog Produk Online vs Marketplace
Katalog produk online dan marketplace memiliki fungsi yang berbeda.
Marketplace merupakan platform yang menyediakan ekosistem untuk menemukan produk, melakukan transaksi, dan dalam banyak kasus menyediakan fitur pembayaran serta pengelolaan pesanan.
Sementara itu, katalog produk online lebih berfokus pada menampilkan produk dan memberikan informasi kepada calon customer.
Keduanya bahkan dapat digunakan secara bersamaan.
Misalnya, penjual dapat mempromosikan produk melalui Instagram, mengarahkan customer ke katalog, kemudian menggunakan WhatsApp untuk melanjutkan percakapan dan pemesanan.
Katalog juga dapat menjadi tempat untuk memperkenalkan produk yang belum tentu ingin dimasukkan ke marketplace.
Katalog Produk Online vs Katalog PDF
Katalog PDF masih dapat digunakan untuk kebutuhan tertentu, tetapi katalog berbasis halaman web memiliki beberapa kelebihan untuk penggunaan sehari-hari.
Pada PDF, customer biasanya harus membuka atau mengunduh file terlebih dahulu. Ketika harga atau produk berubah, file juga perlu diperbarui dan dibagikan kembali.
Pada katalog online berbasis link, customer cukup membuka URL yang sama. Penjual dapat memperbarui isi katalog tanpa harus mengganti link yang sudah dibagikan.
Karena itu, katalog online dapat menjadi pilihan praktis untuk bisnis yang sering melakukan pembaruan produk.
Katalog Produk Online untuk Instagram dan WhatsApp
Media sosial sering menjadi tempat pertama customer menemukan sebuah bisnis.
Masalahnya, konten media sosial biasanya berubah dengan cepat. Produk yang diposting beberapa minggu lalu bisa sulit ditemukan kembali.
Katalog produk online dapat digunakan sebagai tujuan dari link promosi.
Contohnya:
Instagram → Link Bio → Katalog Produk → WhatsApp
Atau:
WhatsApp Status → Link Katalog → Pilih Produk → WhatsApp
Dengan cara ini, media sosial digunakan untuk menarik perhatian, sedangkan katalog digunakan untuk memberikan informasi produk secara lebih lengkap.
Anda juga dapat membaca panduan cara membuat link bio Instagram untuk jualan untuk menghubungkan promosi Instagram dengan katalog.
Cara Menata Katalog agar Mudah Digunakan
Katalog yang memiliki banyak produk belum tentu lebih baik. Jika customer kesulitan menemukan produk, katalog justru dapat membuat proses pencarian menjadi lebih lama.
Beberapa hal yang dapat diperhatikan adalah:
Gunakan Kategori yang Jelas
Jangan membuat terlalu banyak kategori jika jumlah produk masih sedikit.
Gunakan kategori yang benar-benar membantu customer membedakan kelompok produk.
Tampilkan Produk yang Penting
Produk unggulan, produk baru, atau produk yang sedang dipromosikan dapat ditempatkan pada bagian yang mudah ditemukan.
Gunakan Deskripsi yang Ringkas
Hindari memasukkan paragraf panjang jika informasi tersebut tidak diperlukan.
Customer sebaiknya dapat memahami produk dengan cepat.
Pastikan Harga Mudah Ditemukan
Jika harga dapat ditampilkan secara publik, jangan membuat customer harus bertanya hanya untuk mengetahui harga dasar produk.
Informasi yang jelas dapat mengurangi pertanyaan berulang.
Contoh Penggunaan Katalog Produk Online
Katalog produk online dapat digunakan oleh berbagai jenis bisnis.
Bisnis Makanan
Restoran rumahan dapat menampilkan:
Menu makanan
Minuman
Paket
Harga
Foto
Deskripsi singkat
Customer kemudian dapat memilih menu dan menghubungi penjual melalui WhatsApp.
Bisnis Fashion
Penjual pakaian dapat mengelompokkan produk berdasarkan:
Kategori pakaian
Jenis produk
Ukuran
Warna
Koleksi
Katalog dapat menjadi tempat customer melihat koleksi sebelum bertanya mengenai stok.
Produk Digital
Penjual produk digital dapat menampilkan ebook, template, desain, preset, atau produk digital lainnya.
Informasi seperti format file, isi produk, dan cara mendapatkan produk dapat dijelaskan pada deskripsi.
Jasa
Katalog tidak hanya untuk barang fisik.
Bisnis jasa seperti desain, fotografi, percetakan, atau layanan digital juga dapat menggunakannya untuk menampilkan paket layanan dan informasi harga.
Kesalahan yang Perlu Dihindari
Ada beberapa kesalahan sederhana yang dapat membuat katalog kurang efektif.
Memasukkan Produk Tanpa Foto yang Jelas
Foto merupakan bagian penting dari presentasi produk. Gunakan gambar yang jelas dan relevan.
Deskripsi Terlalu Pendek
Nama dan harga saja terkadang belum cukup untuk menjelaskan produk.
Tambahkan informasi yang memang dibutuhkan customer.
Katalog Tidak Pernah Diperbarui
Produk yang sudah tidak tersedia tetapi masih muncul dalam katalog dapat membuat customer bingung.
Biasakan melakukan pengecekan secara berkala.
Terlalu Banyak Informasi
Sebaliknya, jangan membuat katalog terlalu penuh dengan informasi yang tidak relevan.
Prioritaskan informasi yang membantu customer memahami produk dan mengambil langkah berikutnya.
Tidak Ada Arah untuk Melakukan Pemesanan
Setelah melihat produk, customer perlu mengetahui apa yang harus dilakukan selanjutnya.
Jika bisnis menggunakan WhatsApp sebagai kanal pemesanan, pastikan akses menuju WhatsApp mudah ditemukan.
Cara Menggunakan Katalog Produk Online untuk Mendukung Promosi
Katalog sebaiknya tidak hanya dibuat lalu dibiarkan.
Gunakan link katalog dalam berbagai aktivitas pemasaran.
Misalnya:
Tambahkan link katalog pada bio dan arahkan konten promosi ke produk yang relevan.
Bagikan katalog melalui Status ketika sedang memperkenalkan produk atau promo.
Gunakan link katalog pada postingan ketika memperkenalkan produk tertentu.
Konten
Ketika membuat artikel atau konten edukasi yang membahas produk, Anda dapat mengarahkan pembaca ke katalog untuk melihat koleksi yang tersedia.
Untuk meningkatkan kualitas promosi, pelajari juga cara membuat konten promosi produk yang menarik.
Katalog Produk Online dengan Qlike
Untuk bisnis yang membutuhkan katalog digital sederhana, Qlike dapat digunakan sebagai tempat untuk menampilkan produk secara online.
Anda dapat menyusun produk dalam katalog, melengkapinya dengan foto, nama, harga, kategori, dan deskripsi, kemudian membagikan link katalog kepada calon customer.
Katalog tersebut dapat digunakan sebagai etalase online ketika Anda melakukan promosi melalui WhatsApp, Instagram, Facebook, atau media lainnya.
Jika proses transaksi bisnis dilakukan melalui WhatsApp, customer dapat menggunakan katalog untuk melihat produk terlebih dahulu sebelum melanjutkan komunikasi dengan penjual.
Dengan begitu, alurnya tetap sederhana:
Promosi → Katalog Qlike → Pilih Produk → WhatsApp → Pesanan
Bagi penjual yang belum memiliki website toko online sendiri, pendekatan seperti ini dapat menjadi cara yang lebih sederhana untuk mulai menampilkan produk di internet.
FAQ tentang Katalog Produk Online
Apakah katalog produk online sama dengan toko online?
Tidak selalu. Katalog produk online terutama berfungsi untuk menampilkan produk dan informasinya. Toko online biasanya memiliki fitur yang lebih lengkap untuk proses transaksi, seperti keranjang, checkout, pembayaran, dan pengelolaan pesanan.
Apakah katalog produk online bisa digunakan secara gratis?
Tergantung platform yang digunakan. Beberapa layanan menyediakan fitur katalog secara gratis, sementara layanan lain menggunakan sistem paket berbayar atau membatasi fitur tertentu.
Apa saja yang harus ada dalam katalog produk?
Minimal, sertakan foto produk, nama, harga jika tersedia, deskripsi, dan kategori. Tambahkan informasi lain yang memang diperlukan customer.
Apakah katalog produk online bisa dibagikan melalui WhatsApp?
Bisa. Salah satu cara paling sederhana adalah membagikan link katalog melalui chat atau WhatsApp Status.
Apakah katalog produk online bisa digunakan untuk Instagram?
Bisa. Link katalog dapat ditempatkan pada bio atau digunakan sebagai tujuan dari konten promosi, selama platform yang digunakan mendukung link tersebut.
Kesimpulan
Katalog produk online membantu bisnis menampilkan produk secara lebih rapi dan mudah diakses customer. Dengan satu link, penjual dapat mengumpulkan foto, nama produk, harga, deskripsi, dan kategori dalam satu tempat.
Katalog juga dapat menjadi penghubung antara berbagai aktivitas promosi dengan proses pemesanan melalui WhatsApp.
Untuk memulainya, tidak perlu membuat sistem yang rumit. Tentukan produk yang ingin ditampilkan, siapkan foto dan informasi produk, susun berdasarkan kategori, lalu bagikan link katalog melalui media yang digunakan untuk promosi.
Jika Anda sedang mencari cara sederhana untuk membuat etalase produk online, Anda dapat mencoba Qlike untuk membuat katalog dan membagikannya kepada calon customer.



